BPBD Bandar Lampung Ingatkan Orang Berteduh di Bawah Pohon Saat Hujan Ekstrem Berbahaya

“Kami mengimbau masyarakat tidak berteduh di bawah pohon besar atau di dekat papan reklame saat hujan deras dan angin kencang karena dapat membahayakan keselamatan,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandar Lampung, Idham Basyar Saputra, Kamis, 8 Januari 2026.

BANDARLAMPUNG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung mengingatkan warga agar lebih waspada saat hujan ekstrem, khususnya kebiasaan orang berteduh di bawah pohon atau dekat papan reklame ketika hujan disertai angin kencang dan petir. Imbauan ini disampaikan menyusul potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan masih akan berlangsung hingga beberapa bulan ke depan.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), cuaca ekstrem di Bandar Lampung didominasi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Hujan kerap turun dalam durasi lama dan disertai angin kencang serta petir, sehingga meningkatkan risiko pohon tumbang, robohnya papan reklame, hingga genangan dan banjir di sejumlah wilayah kota.

Idham menjelaskan, dalam kondisi hujan ekstrem, tindakan spontan masyarakat untuk berteduh justru bisa berbahaya jika dilakukan di lokasi yang tidak aman. Pohon besar dan papan reklame menjadi salah satu sumber risiko utama karena rawan tumbang atau tersambar petir.

Selain mengingatkan soal keselamatan saat berteduh, BPBD juga meminta masyarakat berperan aktif dalam upaya mitigasi bencana. Salah satu langkah penting adalah menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan dan memastikan saluran drainase tetap lancar.

“Sesuai dengan imbauan Wali Kota Bandar Lampung, masyarakat diminta bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, terutama membersihkan sampah dan saluran drainase yang tersumbat guna mengurangi risiko banjir atau genangan air,” ujarnya.

Dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem, BPBD Kota Bandar Lampung menyiagakan personel selama 24 jam setiap hari. Sekitar 25 hingga 30 personel disiapkan untuk merespons cepat laporan dan kejadian darurat. Kesiapsiagaan ini didukung oleh tim gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran, Satuan Polisi Pamong Praja, serta instansi terkait lainnya seperti Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum, dan Dinas Perhubungan.

BPBD juga memetakan sejumlah wilayah yang berpotensi terdampak banjir atau genangan air jika hujan lebat turun dalam waktu lama. Wilayah tersebut antara lain Kecamatan Way Halim, Tanjung Senang, beberapa titik di Rajabasa, serta Kedamaian.

Dengan potensi hujan ekstrem yang masih akan berlanjut hingga Februari, Maret, dan April, BPBD mengingatkan masyarakat agar tidak lengah. Kewaspadaan saat hujan, termasuk memilih tempat berteduh yang aman, dinilai menjadi langkah sederhana namun krusial untuk menghindari risiko kecelakaan di tengah cuaca ekstrem.(i-nomics)

Please follow and like us:
Pin Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *