BANDARLAMPUNG — Lampung bergerak cepat! Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) menyiapkan 62 paket pekerjaan jalan provinsi untuk dikerjakan serentak mulai Maret 2026. Langkah ini lebih cepat dibanding tahun-tahun sebelumnya dan menjadi simbol percepatan pembangunan infrastruktur Lampung.
Kepala Dinas BMBK Lampung, M. Taufiqullah, menegaskan percepatan ini sesuai arahan Gubernur Lampung. “Perintahnya jelas, jangan tunggu lama. Masyarakat sudah menunggu jalan yang benar-benar mantap. Kita pun sudah bekerja sejak Januari,” ujar Taufiq, Selasa (10/2/2026).
Sejak awal tahun, Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) BMBK di berbagai wilayah telah melakukan penambalan sementara, menjaga arus lalu lintas tetap lancar sekaligus memitigasi kerusakan akibat hujan tinggi. Langkah ini memastikan masyarakat tetap bisa berkendara dengan aman sebelum proyek besar dimulai.
Tahun 2025, Pemprov Lampung mengeksekusi 52 paket pekerjaan jalan, menghasilkan tingkat kemantapan jalan provinsi 79,79 persen, naik dari tahun sebelumnya yang masih di bawah 78 persen. Tahun ini, dengan tambahan 10 paket menjadi total 62 pekerjaan, pemerintah menargetkan lonjakan signifikan kualitas dan jangkauan infrastruktur yang langsung dirasakan masyarakat.
Proyek 2026 tidak hanya memperbaiki jalan rutin, tetapi juga mencakup peningkatan struktur jalan strategis dan pembangunan jembatan penghubung antardaerah. “Percepatan bukan hanya soal waktu, tapi juga kualitas. Jalan mantap berarti ekonomi bergerak,” tegas Taufiq.
Dimulainya pekerjaan fisik lebih awal menimbulkan optimisme tinggi di kalangan pemerintah daerah dan pelaku usaha lokal. Pembangunan jalan cepat dan berkualitas diyakini menjadi salah satu penggerak utama percepatan ekonomi Lampung, menjadikan provinsi ini semakin siap menghadapi tantangan pembangunan 2026.(i-nomics)
