Tenang, Harga Telur di Lampung Masih Sangat “Jinak”

BANDARLAMPUNG — Di tengah kekhawatiran kenaikan harga pangan menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 2026, harga telur ayam ras di Lampung justru menunjukkan kondisi yang relatif stabil dan terkendali.

Berdasarkan data Badan Pangan Nasional (Bapanas) periode 1–11 Februari 2026, harga rata-rata telur ayam ras di tingkat produsen di Lampung tercatat Rp26.544 per kilogram, sedikit di atas Harga Acuan Penjualan (HAP) nasional Rp25.000 per kilogram. Namun di tingkat konsumen, harga rata-rata justru lebih rendah dari HAP, yakni Rp28.831 per kilogram dibanding HAP nasional Rp30.000 per kilogram.

Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan bahwa kondisi harga yang “jinak” ini ditopang oleh pasokan yang sangat melimpah.

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Lampung Mulyadi Irsan menyampaikan, berdasarkan proyeksi neraca komoditas pangan hewani Januari–April 2026, ketersediaan telur ayam di Lampung mencapai 236.264 ton, sementara kebutuhan hanya diperkirakan 42.813 ton. Artinya, terdapat surplus pasokan sekitar 193.450 ton.

“Dengan pasokan sebesar ini, tidak ada kekhawatiran khusus terkait ketersediaan telur ayam menjelang Ramadhan dan Idul Fitri. Kami juga terus memantau pergerakan harga baik di tingkat produsen maupun konsumen,” ujar Mulyadi saat High Level Meeting (HLM) Bank Indonesia di Bandarlampung, Selasa.

Pemprov Lampung rutin berkoordinasi dengan Asosiasi Pinsar Petelur Nasional, perusahaan pembibitan, serta Gabungan Perusahaan Makanan Ternak untuk menjaga stabilitas harga dan stok.

Selain telur, ketersediaan pangan hewani lain juga tercatat surplus. Daging ayam broiler tersedia 65.313 ton dengan kebutuhan 41.679 ton (surplus 23.634 ton), sementara daging sapi tersedia 9.979 ton dengan kebutuhan 9.642 ton (surplus 337 ton).

Mulyadi memastikan pemantauan harga dan stok akan terus diperketat sepanjang Ramadhan hingga Lebaran guna mencegah gejolak harga di pasar.(iwa)

Please follow and like us:
Pin Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *