Suasana Idul Fitri selalu membawa makna baru tentang kebersamaan, saling memaafkan, dan memperkuat harapan. Momentum itu pula yang disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, kepada seluruh insan pendidikan di provinsi ini.
Dari lubuk hati paling dalam, ia menyampaikan ucapan Selamat Idul Fitri kepada para pelajar, guru, serta seluruh penggiat pendidikan di Lampung. Baginya, Lebaran bukan sekadar perayaan, tetapi juga saat untuk menata kembali semangat dan komitmen membangun dunia pendidikan.
“Selamat Lebaran, mohon maaf lahir dan batin,” ujar Thomas Amirico dalam keterangannya yang diterima Nomics.id, Jumat (20/003/2026).
Ia berharap ibadah puasa Ramadan yang telah dijalani selama sebulan penuh memberikan keberkahan bagi semua pihak. Ramadan, menurutnya, juga menjadi waktu untuk memperdalam pemahaman tentang nilai-nilai kedisiplinan, kesabaran, serta tanggung jawab.
Lebih dari itu, ia menilai momentum Ramadan dan Idul Fitri dapat memperkuat kesadaran bahwa pendidikan tidak bisa berjalan sendiri. Pembangunan pendidikan membutuhkan kebersamaan antara pemerintah, tenaga pendidik, peserta didik, serta seluruh elemen masyarakat.
“Kita ingin pendidikan di Lampung terus bergerak maju dengan dukungan semua pihak,” ujarnya.
Ia juga berharap setelah menjalani Ramadan, para pelajar dan guru memiliki semangat baru untuk kembali beraktivitas di dunia pendidikan. Semangat itu diharapkan menjadi energi untuk meningkatkan kualitas belajar dan mengajar di sekolah.
Bagi Thomas Amirico, Idul Fitri menjadi pengingat bahwa kemajuan pendidikan lahir dari kebersamaan, dari hati yang bersih, niat yang tulus, dan tekad bersama untuk mencerdaskan generasi masa depan.(iwa)
