Gubernur Lampung Tegaskan Pejabat Baru Jadi Penggerak Akselerasi Pembangunan

BANDAR LAMPUNG – Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, mewakili Gubernur Lampung, melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung dalam prosesi khidmat di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur, Selasa (31/3/2026).

Pelantikan mencakup pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, hingga fungsional yang ditetapkan melalui sejumlah keputusan gubernur. Langkah ini tidak sekadar rotasi administratif, melainkan bagian dari strategi memperkuat struktur birokrasi sekaligus meningkatkan kapasitas kelembagaan pemerintahan daerah.

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekdaprov, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani menegaskan bahwa mutasi dan pelantikan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan membangun sistem pemerintahan yang lebih adaptif dan responsif terhadap tantangan pembangunan.

Lebih jauh, Gubernur menekankan bahwa para pejabat yang baru dilantik memegang peranan krusial sebagai mesin penggerak utama percepatan pembangunan daerah.

“Para pejabat yang dilantik memegang peranan krusial sebagai mesin penggerak untuk mengakselerasi target pembangunan. Mereka adalah ujung tombak dalam mewujudkan visi Lampung Maju menuju Indonesia Emas 2045,” demikian pesan Gubernur.

Penegasan ini menjadi arah tegas bagi birokrasi Lampung agar tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi mampu menjadi motor penggerak yang melahirkan terobosan nyata.

Khusus bagi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Gubernur meminta agar bertransformasi menjadi problem solver, tidak hanya melaporkan persoalan, tetapi juga menghadirkan solusi dan inovasi. Pimpinan OPD dituntut membangun ekosistem kerja yang produktif, adaptif, dan berorientasi hasil.

Sementara itu, pejabat administrator dan fungsional diarahkan untuk memangkas birokrasi yang berbelit serta meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui penguatan kompetensi teknis.

Adapun lima Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik yakni Achmad Saefulloh sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah, Senen Mustakim sebagai Kepala Dinas Kehutanan, Yayan Ruchyansah sebagai Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Slamet Riadi sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Transmigrasi, serta Saipul sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah.

Menutup arahannya, Gubernur mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan, tidak hanya secara administratif, tetapi juga secara moral.

Dengan komposisi pejabat yang baru, Pemerintah Provinsi Lampung diharapkan memiliki energi baru untuk tidak sekadar menjaga jalannya pemerintahan, tetapi juga mempercepat realisasi pembangunan secara nyata dan terukur.(iwa)

Please follow and like us:
Pin Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *