Mirza Brasil, Jihan Jerman, Marindo Inggris: Adu Jagoan Pejabat Lampung di Piala Dunia 2026: Semoga Pemenangnya UMKM

Gubernur Mirza mendukung Brasil, Wagub Jihan menjagokan Jerman, sementara Marindo setia kepada Inggris. Inilah peta dukungan para pejabat Lampung menjelang Piala Dunia FIFA 2026. Ternyata untuk urusan sepak bola, mereka sama sekali tidak kompak. 

@Iwa Perkasa

Piala Dunia FIFA 2026 belum memasuki fase-fase penentuan, tetapi “persaingan” sudah lebih dulu terasa di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.

Menariknya, para pejabat teras Lampung ternyata tidak berada dalam satu kubu. Mereka terbelah, karena punya jagoan masing-masing yang sama kuatnya.

Pemerintah Provinsi Lampung bakal menggelar nonton bareng (nobar) Piala Dunia bersama masyarakat dan pelaku UMKM di PKOR Way Halim saat final nanti. Bayangkan, pasti suasananya ramai sekali jika dua negara yang didukung oleh tiga pejabat Lampung itu beradu di final.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal misalnya, memilih Brasil sebagai tim favoritnya.

Pilihan itu tidak terlalu mengejutkan. Brasil merupakan negara tersukses dalam sejarah Piala Dunia dengan koleksi lima gelar juara. Negeri Samba tersebut juga identik dengan permainan menyerang yang atraktif dan melahirkan deretan legenda dunia mulai dari Pele, Romario, Ronaldo hingga Neymar.

Di kubu berbeda, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, di luar dugaan mendukung Jerman. Kagetkan?

Bagi Jihan, Jerman adalah simbol disiplin, efisiensi, dan mental juara. Ia suka dengan kekuatan Panser Jerman yang terbukti empat kali merebut gelar Piala Dunia .

Jika Mirza menyukai seni sepak bola ala Brasil dan Jihan memilih ketangguhan Jerman, lalu siapa yang jadi jagoan Pak Sekda?

“Saya pendukung setia Inggris,” tegasnya.

Setianya mengandung harapan. Karena Inggris sudah sangat lama menunggu gelar juara dunia. Negara yang mengklaim diri sebagai rumah sepak bola itu terakhir kali mengangkat trofi Piala Dunia pada 1966 atau tepat 60 tahun sebelum Piala Dunia 2026 digelar.

Meski demikian, Marindo tetap optimistis.

Ia berharap The Three Lions mampu mengakhiri penantian panjang dan setidaknya menembus partai final tahun depan.

Bayangkan, jika Inggris bertemu Brasil atau Jerman dalam fase-fase krusial, pasti bakal ada yang sedih dan gigit jari.

Persaingan dukungan itu ternyata tidak berhenti pada tiga pejabat tertinggi di Lampung.

Penelusuran Nomics menunjukkan peta dukungan pejabat Pemprov Lampung cukup berwarna.

Kepala Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Lampung Muhammad Yuliardi memilih Argentina sebagai jagoannya.

Pilihan serupa juga datang dari Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Lampung Evie Fatmawaty.

Bukan tanpa alasan. Argentina identik dengan Lionel Messi, pemain yang ternyata menjadi idola di keluarganya.

“Itu idola anak-anak saya. Jadi kami dukung Argentina,” ujar Evie.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, dan Transmigrasi Provinsi Lampung Slamet Riadi menjagokan Prancis. Pilihan yang sama diambil Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico.

Bahkan kepada Nomics, Thomas mengatakan, kesetiaannya kepada Les Bleus tidak bisa digoyahkan. “Tetap Prancis. Tak bisa ke lain hati,” katanya.

Di sisi lain, Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa, Hendri memilih Spanyol sebagai tim favoritnya.

Meski mengaku tidak terlalu mengikuti perkembangan kekuatan sepak bola dunia saat ini, ia tetap percaya kepada negara yang pernah menjadi juara dunia pada 2010 tersebut.

“Yang saya tahu Spanyol pernah juara dunia,” ujarnya sambil tertawa.

Menariknya, dari sejumlah pejabat yang berhasil ditemui Nomics, tidak ada satu pun negara yang memperoleh dukungan dominan.

Brasil, Jerman, Inggris, Argentina, Prancis, hingga Spanyol sama-sama memiliki pendukung.

Artinya, jika Piala Dunia 2026 nanti berujung pada nobar akbar yang melibatkan masyarakat dan UMKM Lampung, suasananya hampir pasti akan lebih seru dari biasanya.

Sebab yang bertanding bukan hanya para pemain di lapangan.

Di tribun penonton, para pejabat Lampung juga sedang memainkan pertandingan mereka sendiri, mempertahankan gengsi negara jagoan masing-masing.

Dan siapa tahu, ketika peluit panjang final berbunyi nanti, bukan hanya satu negara yang merayakan kemenangan.

Para pelaku UMKM Lampung juga bisa ikut menang lewat meningkatnya penjualan selama rangkaian nobar berlangsung.

Karena, di tengah adu dukungan Brasil, Jerman, Inggris, Argentina, Prancis, dan Spanyol, target yang paling diharapkan Pemprov Lampung tetap sama, mencetak “gol ekonomi” dari pesta sepak bola terbesar di dunia.*****

Please follow and like us:
Pin Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *