LAMPUNG – Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan menegaskan pentingnya konsolidasi dan penguatan peran Sekretariat Daerah sebagai pusat koordinasi pemerintahan daerah, di tengah tantangan fiskal 2026 yang semakin berat. Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi Program Kerja Sekretariat Daerah Provinsi Lampung di Kantor Gubernur Lampung.
Marindo menilai rakor ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan langkah awal untuk menyatukan persepsi dan memperkuat komitmen seluruh biro dalam menjalankan fungsi strategis Sekretariat Daerah. Ia menekankan bahwa Sekretariat Daerah adalah jantung koordinasi penyelenggaraan pemerintahan, bukan hanya pelaksana administrasi yang bekerja secara sektoral dan terpisah.
Seluruh biro diminta menjalankan tugas pokok dan fungsi secara optimal sesuai struktur organisasi yang telah ditetapkan. Koordinasi lintas biro dipandang sebagai kunci agar kebijakan gubernur dan wakil gubernur dapat diterjemahkan secara konsisten hingga ke level teknis dan operasional.
Dalam arahannya, Marindo secara khusus menyoroti kondisi fiskal tahun 2026 yang dinilai semakin menantang. Keterbatasan anggaran menuntut seluruh jajaran Sekretariat Daerah bekerja lebih efektif, efisien, dan terukur dalam memanfaatkan sumber daya yang tersedia. Fokus kerja diarahkan pada pencapaian target pembangunan prioritas, bukan pada rutinitas administratif yang minim dampak.
Ia menekankan bahwa soliditas internal birokrasi menjadi syarat utama agar pemerintah daerah mampu bertahan dan tetap produktif di tengah tekanan fiskal. Tanpa koordinasi yang kuat, efisiensi hanya akan menjadi jargon, sementara potensi pemborosan dan tumpang tindih program tetap terjadi.
Rakor tersebut diikuti para asisten, seluruh kepala biro, pejabat administrator, pejabat pengawas, serta pejabat fungsional madya di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Lampung. Kehadiran lintas level ini diharapkan mampu membangun kesamaan langkah dan komitmen dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah secara optimal sepanjang 2026.(i-nomics)
