Kegiatan yang berlangsung di Aula SMAN 1 Pringsewu, Rabu (1/7/2026), dipimpin Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Pendidikan Wilayah II Provinsi Lampung Rodi Hayani Samsun. Kegiatan ini menjadi forum penyamaan persepsi terkait arah kebijakan pendidikan pada tahun ajaran baru.
Dalam kesempatan tersebut, kepala sekolah diminta memastikan seluruh program pendidikan berjalan optimal, mulai dari peningkatan mutu pembelajaran, tata kelola sekolah, hingga penguatan karakter peserta didik.
Khusus bagi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Kacabdin menekankan pentingnya menyiapkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).
“SMK harus mampu menghasilkan lulusan yang siap bekerja dan memiliki keterampilan yang dibutuhkan dunia industri. Karena itu, sekolah perlu memperkuat sinergi dengan berbagai mitra agar lulusan lebih mudah terserap ke dunia kerja,” tegasnya.
Ia juga meminta setiap SMK memperkuat kerja sama dengan Bursa Kerja Khusus (BKK), Lembaga Pelatihan Kerja (LPK), serta Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia sebagai bagian dari upaya memperluas akses penempatan kerja bagi lulusan.
Menurutnya, kolaborasi tersebut penting agar peserta didik tidak hanya memperoleh keterampilan selama di bangku sekolah, tetapi juga memiliki jalur yang jelas menuju dunia kerja setelah lulus.
Selain membahas kesiapan menghadapi tahun pelajaran baru, forum diseminasi juga dimanfaatkan untuk menyampaikan berbagai program prioritas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung yang akan menjadi fokus pelaksanaan di satuan pendidikan selama tahun ajaran 2026/2027.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh SMA, SMK, dan SLB negeri di wilayah Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II memiliki pemahaman yang sama dalam menjalankan kebijakan pendidikan, sekaligus memperkuat kualitas layanan pendidikan dan meningkatkan daya saing lulusan, khususnya dari jenjang SMK, agar semakin siap memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.(iwa)
