Prestasi Noviyanti Fitri di ajang STQ Kabupaten Tulang Bawang menjadi bukti bahwa ketekunan akademik mahasiswa ikut memperkuat reputasi kampus.
Di dunia pendidikan tinggi, reputasi sebuah kampus tidak hanya dibangun oleh kurikulum atau fasilitas yang memadai. Tetapi juga tumbuh dari prestasi para mahasiswanya yamh tekun belajar, menulis, dan berani membawa ilmu ke ruang kompetisi.
Cerita itu kini datang dari Fakultas Psikologi Islam di UIN Raden Intan Lampung. Nama Noviyanti Fitri menjadi salah satu mahasiswa yang ikut mengharumkan almamaternya melalui prestasi di bidang keilmuan Al-Qur’an.
Pada Senin, 9 Maret 2026, suasana di lingkungan fakultas terasa berbeda. Sejumlah mahasiswa berprestasi dipanggil untuk menerima apresiasi dari pimpinan universitas.
Noviyanti Fitri bersama dua mahasiswa, Bilal dan Alfa Syafiq menorehkan prestasi di bidang olahraga. Mereka menerima dukungan berupa dana pengembangan minat dan bakat. Apresiasi itu diserahkan oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Idrus Ruslan, didampingi Dekan Fakultas Psikologi Islam Ahmad Zarkasi serta Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan Hervin Yoki Pradikta.
Bagi Noviyanti, penghargaan itu menjadi pengakuan atas kerja kerasnya dalam dunia akademik. Ia sebelumnya berhasil meraih Juara 1 Karya Tulis Ilmiah Qur’an (KTIQ) dalam ajang Seleksi Tilawatil Qur’an ke-10 Kabupaten Tulang Bawang.
Prestasi tersebut tidak lahir begitu saja. Dalam karya tulisnya, Novi berupaya mengaitkan disiplin ilmu psikologi dengan nilai-nilai Al-Qur’an. Pendekatan itu memperlihatkan kemampuan intelektual yang tidak hanya kuat secara teori, tetapi juga mampu menjembatani ilmu pengetahuan modern dengan khazanah keislaman.
Bagi pihak universitas, capaian mahasiswa seperti ini memiliki makna yang jauh lebih luas. Prestasi di berbagai bidang, mulai dari akademik, keagamaan hingga olahraga menjadi indikator penting dalam menilai kualitas pembinaan mahasiswa di perguruan tinggi.
“Prestasi mahasiswa merupakan salah satu indikator penting dalam penilaian akreditasi perguruan tinggi,” ujar Prof. Idrus Ruslan.
Dekan Fakultas Psikologi Islam, Ahmad Zarkasi, menilai dukungan terhadap mahasiswa berprestasi sebagai investasi nyata bagi masa depan fakultas. Menurutnya, Novi dan dua rekannya menunjukkan bahwa visi fakultas untuk menjadi lembaga pendidikan yang unggul dan berdaya saing bukan sekadar slogan.
Di kampus, mahasiswa berprestasi sering kali menjadi wajah yang membawa nama baik institusi ke ruang publik. Melalui kompetisi, penelitian, hingga kegiatan keagamaan, mereka menjadi duta yang menunjukkan kualitas pendidikan yang tumbuh di dalam kampus.
Keberhasilan Noviyanti Fitri di ajang STQ itu juga mengirimkan pesan kepada mahasiswa lain bahwa menjadi mahasiswa berarti berani mengeksplorasi potensi diri. Dari ruang belajar hingga panggung kompetisi, setiap usaha kecil bisa menjadi langkah besar bagi masa depan.(rls)
