BANDARLAMPUNG — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendorong penguatan hilirisasi ekonomi melalui peran perempuan pengusaha saat menghadiri Halalbihalal IWAPI Lampung dan peringatan Hari Kartini 2026.
Ia menyebut ekonomi Lampung tumbuh 5,28% di awal 2026, didorong perbaikan harga komoditas seperti kopi, padi, dan singkong yang meningkatkan daya beli hingga ke desa. Ke depan, fokus diarahkan pada pengolahan produk agar nilai tambah tetap di daerah.
Gubernur menegaskan pentingnya peran IWAPI dalam memperkuat UMKM dan industri kreatif, sekaligus mengurangi ketergantungan pada produk luar. Ia juga menyoroti peningkatan kualitas SDM sebagai kunci daya saing.
IWAPI Lampung sendiri terus mendorong digitalisasi dan sertifikasi produk agar UMKM perempuan mampu bersaing di pasar lebih luas.
