Suasana khidmat menyelimuti Pura Dalem, Desa Sidorejo, Lampung Timur, saat Mahasabha (Kongres Nasional) XIV Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) digelar, Jumat (3/4/2026). Kehadiran Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menjadi penegas kuatnya nilai toleransi yang hidup di tengah keberagaman masyarakat Lampung.
Di hadapan mahasiswa Hindu dari berbagai daerah, Jihan menyampaikan bahwa Lampung bukan sekadar tuan rumah, tetapi juga ruang tumbuh bagi harmoni antar suku, agama, dan budaya yang telah terjaga sejak lama.
“Lampung adalah rumah yang aman dan nyaman bagi semua. Toleransi di sini telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Mahasabha ini tidak hanya menjadi forum konsolidasi organisasi, tetapi juga ruang lahirnya gagasan generasi muda. Rangkaian kegiatan sosial seperti bakti sosial dan penanaman pohon turut memperkuat pesan bahwa mahasiswa hadir sebagai agen perubahan yang berpihak pada masyarakat dan lingkungan.
Jihan pun mengajak kader KMHDI untuk terus berperan aktif menjaga harmoni sosial serta mengawal pembangunan secara konstruktif dan beretika. Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kerukunan antarumat beragama serta mendukung aspirasi umat Hindu di Lampung.
Sementara itu, Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Enik Ermawati menilai harmoni yang terbangun di Lampung menjadi modal penting dalam pengembangan pariwisata. Ia mendorong generasi muda untuk ikut mempromosikan potensi daerah melalui teknologi dan media sosial.
Mahasabha XIV KMHDI ini diharapkan menjadi titik temu antara nilai toleransi, energi generasi muda, dan arah pembangunan bangsa menuju Indonesia Emas 2045.(iwa)
