Lampung Tertinggal dari Momentum Pariwisata Nasional, Okupansi Hotel Masih di Bawah Rata-rata

BANDARLAMPUNG — Pemulihan sektor pariwisata nasional pada Maret 2026 menunjukkan penguatan yang cukup jelas. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang secara nasional mencapai 42,78 persen, seiring meningkatnya mobilitas wisatawan domestik maupun mancanegara.

Pada periode yang sama, Indonesia membukukan 1,09 juta kunjungan wisatawan mancanegara, serta 126,34 juta perjalanan wisata nusantara dan 793,16 ribu perjalanan wisatawan nasional. Lonjakan mobilitas ini menjadi penopang utama meningkatnya aktivitas akomodasi di berbagai daerah.

Namun, kondisi tersebut belum sepenuhnya tercermin di Provinsi Lampung. Data BPS Lampung mencatat TPK hotel berbintang hanya berada di level 36,95 persen, atau sekitar 5,83 poin persentase di bawah rata-rata nasional.

Kesenjangan ini menunjukkan bahwa Lampung belum sepenuhnya menangkap momentum pergerakan wisata nasional yang sedang menguat. Di saat mobilitas wisata secara nasional berada pada level tinggi, dampaknya ke sektor akomodasi Lampung masih relatif terbatas.

Secara struktural, kondisi ini mengindikasikan bahwa arus wisata yang tumbuh cenderung terkonsentrasi pada destinasi utama dengan ekosistem pariwisata yang lebih matang, sementara Lampung masih menghadapi tantangan dalam memperpanjang lama tinggal wisatawan dan meningkatkan okupansi hotel berbintang secara berkelanjutan.

Dengan kata lain, peningkatan mobilitas nasional belum sepenuhnya terkonversi menjadi permintaan akomodasi di Lampung. Ini menjadi sinyal bahwa persoalan utama bukan hanya jumlah wisatawan, tetapi kualitas penyerapan ekonomi wisata di daerah.

Jika dibandingkan dengan rata-rata nasional, Lampung masih berada pada posisi pemulihan yang lebih lambat dalam sektor hotel berbintang. Tantangan ke depan bukan sekadar menarik kunjungan, tetapi memastikan wisatawan tinggal lebih lama dan meningkatkan belanja di daerah.(IWA)

Please follow and like us:
Pin Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *