Struktur Transportasi Lampung Mulai Berubah, Ferry Masih Mendominasi

BANDARLAMPUNG – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung mencatat bahwa pada Maret 2026, kapal ferry menjadi moda angkutan penumpang dengan pangsa terbesar dibanding moda transportasi lainnya.

Ferry menyumbang 44,72 persen dari total pergerakan penumpang, menunjukkan bahwa moda penyeberangan masih menjadi tulang punggung utama mobilitas masyarakat di Lampung, khususnya pada jalur penghubung Sumatera–Jawa.

Tingginya porsi penumpang pada moda ferry tidak terlepas dari posisi Lampung sebagai gerbang utama Pulau Sumatera yang bergantung pada layanan penyeberangan untuk mobilitas antar pulau. Jalur ini menjadi simpul penting pergerakan orang dan barang, sehingga aktivitasnya relatif lebih tinggi dibanding moda lain.

Sementara itu, moda transportasi lain seperti kereta api dan angkutan udara tetap berperan dalam struktur mobilitas, namun dengan porsi yang lebih kecil dibanding ferry. Kereta api masih melayani mobilitas daratan di wilayah Sumatera bagian selatan, sedangkan transportasi udara digunakan untuk perjalanan jarak jauh dengan segmen penumpang yang lebih terbatas.

Secara keseluruhan, data BPS menunjukkan bahwa struktur transportasi penumpang di Lampung masih terkonsentrasi pada moda ferry sebagai pilihan utama, dengan kontribusi moda lain yang melengkapi kebutuhan mobilitas masyarakat sesuai karakteristik perjalanan masing-masing.(IWA)

Please follow and like us:
Pin Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *