Lampung Bidik Efek Berganda Ekonomi dari Pornas Korpri XVIII 2027, Potensi Datangkan Lebih dari 12 Ribu Peserta

Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung terus mematangkan persiapan sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (Pornas) XVIII Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Tahun 2027. Lampung berambusi agenda ini tidak hanya menjadi ajang prestasi olahraga Aparatur Sipil Negara (ASN), tetapi juga penggerak ekonomi daerah.

Persiapan tersebut dibahas dalam rapat yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan di Ruang Kerja Sekretaris Daerah, Kantor Gubernur Lampung, Selasa (28/7/2026). Rapat dihadiri jajaran Dewan Pengurus Korpri Provinsi Lampung dan membahas kesiapan penyelenggaraan secara menyeluruh, mulai dari jadwal pelaksanaan, kesiapan venue, aksesibilitas, cabang olahraga, hingga pembentukan kontingen Lampung.

Marindo Kurniawan yang juga menjabat Ketua Dewan Pengurus Korpri Provinsi Lampung menegaskan bahwa persiapan harus dilakukan sejak dini mengingat Pornas Korpri merupakan ajang olahraga terbesar bagi ASN di Indonesia.

“Ini merupakan langkah awal persiapan menghadapi event besar bagi ASN. Kita semua yang hadir di sini adalah ASN yang berada dalam wadah Korpri. Tentu menjadi kebanggaan bagi Provinsi Lampung karena mendapat kesempatan menjadi tuan rumah dan menjadi bagian dari sejarah penyelenggaraan Pornas Korpri XVIII,” ujar Marindo.

Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan tidak hanya menjadi tanggung jawab pengurus Korpri, melainkan seluruh ASN di Provinsi Lampung.

Ia mengatakan Gubernur Lampung, Wakil Gubernur, hingga DPRD Provinsi Lampung telah memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan event nasional tersebut. Dukungan serupa juga datang dari pemerintah kabupaten/kota.

“Saya sudah berkoordinasi dengan para Sekretaris Daerah kabupaten/kota dan mereka siap berpartisipasi serta menyukseskan penyelenggaraan Pornas Korpri,” katanya.

Dalam rapat dipaparkan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung telah mengidentifikasi dan menyiapkan venue untuk seluruh cabang olahraga wajib. Seluruh arena pertandingan dinilai memenuhi aspek keselamatan, kelayakan, dan aksesibilitas, serta ditunjang jaringan hotel, penginapan, rumah sakit, dan fasilitas kesehatan yang memadai.

Berpotensi Datangkan Lebih dari 12 Ribu Orang

Optimisme Lampung bukan tanpa alasan. Berdasarkan penyelenggaraan Pornas Korpri XVII Tahun 2025 di Palembang, ajang tersebut diikuti 102 kontingen yang terdiri atas 38 pemerintah provinsi dan 64 kementerian/lembaga, dengan 9.305 atlet, 504 pelatih, serta lebih dari 1.600 ofisial. Jika ditambah pendamping, keluarga, panitia, dan suporter, jumlah orang yang datang mencapai lebih dari 12.000 peserta selama pelaksanaan kegiatan. Angka tersebut menjadi yang terbesar sepanjang sejarah Pornas Korpri.

Sementara pada Pornas Korpri XVI Tahun 2023 di Semarang, ajang tersebut diikuti 101 kontingen dengan lebih dari 6.000 atlet, pelatih, dan ofisial, menunjukkan tren peningkatan partisipasi yang signifikan dari tahun ke tahun.

Dengan tren tersebut, Lampung diperkirakan akan menerima sedikitnya 12 ribu hingga 15 ribu tamu dari seluruh Indonesia selama penyelenggaraan Pornas Korpri XVIII apabila jumlah peserta kembali meningkat.

Hotel, UMKM hingga Wisata Diproyeksi Bergairah

Besarnya jumlah peserta diyakini akan memberikan efek berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian Lampung.

Sektor perhotelan diperkirakan menjadi salah satu penerima manfaat terbesar karena ribuan peserta membutuhkan akomodasi selama hampir sepekan. Selain hotel, pelaku usaha homestay, restoran, transportasi, penyedia jasa perjalanan, pusat oleh-oleh, hingga UMKM lokal juga diperkirakan menikmati lonjakan permintaan.

Pengalaman Sumatera Selatan sebagai tuan rumah Pornas Korpri 2025 menunjukkan geliat ekonomi yang nyata. Tingkat hunian hotel meningkat, penerbangan menuju Palembang penuh, destinasi wisata ramai dikunjungi, sementara produk-produk UMKM seperti kuliner khas dan suvenir mencatat peningkatan penjualan selama penyelenggaraan.

Marindo mengatakan, pesan Gubernur Lampung sangat jelas, yakni Pornas Korpri tidak boleh hanya sukses sebagai penyelenggaraan olahraga, tetapi juga harus meninggalkan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Selain prestasi sebagai tuan rumah, prestasi pelaksanaan, dan prestasi perolehan medali, dampak ekonomi juga menjadi perhatian. Kami ingin UMKM tumbuh, perekonomian bergerak, serta budaya dan destinasi wisata Lampung semakin dikenal melalui ajang ini,” ujarnya.

Momentum tersebut dinilai dapat menjadi etalase bagi Lampung untuk mempromosikan kopi robusta, produk perikanan, kerajinan tangan, kuliner khas, hingga berbagai destinasi wisata unggulan seperti Teluk Kiluan, Pahawang, Taman Nasional Way Kambas, dan kawasan pesisir Lampung kepada ribuan tamu dari seluruh Indonesia.

Dengan persiapan yang dilakukan lebih awal serta dukungan pemerintah pusat, pemerintah kabupaten/kota, dan seluruh ASN, Pemerintah Provinsi Lampung optimistis Pornas Korpri XVIII Tahun 2027 tidak hanya sukses secara penyelenggaraan dan prestasi olahraga, tetapi juga menjadi momentum memperkuat citra daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.(Iwa)

Please follow and like us:
Pin Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *