BANDARLAMPUNG — Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, menegaskan lulusan Fakultas Teknik Universitas Lampung harus menjadi motor penggerak ekonomi di tengah momentum bonus demografi.
Hal itu disampaikan dalam Yudisium 2026, saat ia menekankan bahwa 69,24 persen penduduk Lampung berada pada usia produktif, yang dapat ditafsirkan sebuah peluang besar sekaligus risiko jika tidak diiringi kualitas SDM yang kompetitif.
“Dunia pascakampus adalah arena nyata. Tantangannya bukan hanya mencari kerja, tetapi menciptakan peluang dan memberi kontribusi,” tegasnya.
Marindo mendorong lulusan memperkuat keterampilan relevan, adaptasi cepat, dan semangat inovasi. Ia juga mengarahkan peran generasi muda pada penguatan ekonomi desa, sejalan dengan program “Desaku Maju” dan agenda nasional Prabowo Subianto melalui Asta Cita.
Dalam momentum tersebut, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meraih lulusan terbaik Program Profesi Insinyur (IPK 3,88), disusul Marindo (IPK 3,79), menegaskan komitmen kepemimpinan daerah terhadap peningkatan kualitas SDM.
Sebagai alumni Teknik Sipil Unila, Marindo menegaskan pendidikan bukan sekadar gelar, melainkan fondasi kontribusi nyata. Pemerintah Provinsi Lampung, lanjutnya, siap memperkuat kolaborasi dengan kampus untuk memastikan lulusan terserap dan berdampak langsung pada pembangunan daerah.(iwa)
