Lampung Siapkan Pornas Korpri 2027, Momentum Besar Dongkrak Ekonomi Daerah dan UMKM

BANDARLAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung mulai mematangkan persiapan sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (Pornas) XVIII Korps Pegawai Republik Indonesia Tahun 2027. Ajang olahraga nasional bagi aparatur sipil negara (ASN) itu dinilai bukan sekadar agenda olahraga, tetapi peluang strategis untuk menggerakkan ekonomi daerah, khususnya sektor UMKM, perhotelan, transportasi, dan pariwisata.

Kesiapan tersebut dibahas dalam rapat persiapan dan supervisi Pornas XVIII Korpri Tahun 2027 di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Kantor Gubernur Lampung, Senin (11/5/2026).

Rapat dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan selaku Ketua Dewan Pengurus Korpri Provinsi Lampung, bersama jajaran pengurus Korpri dan Ketua Umum Pengurus Pusat Badan Pembina Olahraga Korpri (Bapor Korpri) Asrorun Ni’am Sholeh.

Lampung memang masih memiliki waktu sekitar dua tahun menuju pelaksanaan. Namun, waktu tersebut justru harus dimanfaatkan sebagai masa konsolidasi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar bekerja sejak sekarang.

Sebab, menjadi tuan rumah event nasional bukan hanya soal menyiapkan arena pertandingan.

Yang diuji adalah kesiapan sistem daerah.

Mulai dari Dinas Pemuda dan Olahraga untuk memastikan venue siap, Dinas PUPR untuk infrastruktur pendukung, Dinas Perhubungan untuk aksesibilitas dan mobilitas peserta, Dinas Pariwisata untuk paket promosi daerah, Dinas Koperasi dan UMKM untuk pelibatan pelaku usaha lokal, hingga Dinas Kesehatan untuk layanan medis selama event berlangsung.

Jika setiap OPD bergerak lebih awal, dampak ekonomi dari Pornas bisa jauh lebih besar.

Berdasarkan pengalaman penyelenggaraan sebelumnya, lebih dari 100 kontingen dari seluruh Indonesia hadir dengan total peserta dan ofisial mencapai belasan ribu orang.

Artinya, selama beberapa hari Lampung akan kedatangan belasan ribu tamu.

Mereka membutuhkan hotel, makan, transportasi, pusat oleh-oleh, hingga layanan wisata.

Dengan demikian peluang ekonomi terbuka lebar. Belasan hingga ratusan miliar rupiah potensi transaksi diperkirakan dapat berputar selama event berlangsung.

Bagi pelaku UMKM, momentum seperti ini adalah “angin ekonomi” yang jarang datang.

Warung makan kecil, pedagang oleh-oleh, jasa transportasi lokal, hotel, hingga pelaku ekonomi kreatif bisa ikut menikmati efek berganda jika ekosistemnya disiapkan dengan baik.

Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan menegaskan Pemerintah Provinsi Lampung memiliki komitmen tiga sukses dalam penyelenggaraan Pornas 2027.

“Kami memiliki komitmen tiga sukses, yaitu sukses prestasi, sukses pelaksanaan, dan sukses administrasi,” ujarnya.

Menurut Marindo, sukses pelaksanaan harus dimaknai lebih luas, bukan hanya pertandingan berjalan lancar, tetapi juga memberi manfaat ekonomi nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Ketua Umum Bapor Korpri Asrorun Ni’am Sholeh menegaskan bahwa Pornas Korpri merupakan momentum memperkuat soliditas dan kebersamaan ASN seluruh Indonesia.

Namun bagi Lampung, nilai strategisnya lebih besar dari itu.

Pornas Korpri 2027 adalah kesempatan langka untuk membuktikan bahwa daerah mampu menjadi tuan rumah event nasional sekaligus memanfaatkannya sebagai mesin pertumbuhan ekonomi.

Karena itu, pekerjaan sesungguhnya tidak dimulai pada 2027.

Ia harus dimulai sekarang.

Dari meja perencanaan OPD, dari kesiapan venue, dari pelatihan UMKM, dari pembenahan hotel dan transportasi, hingga dari kesadaran bahwa event besar hanya akan memberi dampak besar jika disiapkan secara serius. Semuanya mesti didesain agar benar-benar berdampak pada ekonomi daerah.


Pornas Korpri 2027, Lampung tuan rumah Pornas, UMKM Lampung, ekonomi Lampung, Pornas Korpri XVIII

Please follow and like us:
Pin Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *