Jihan Nurlela minta data skrining Peduli TB Lampung ditindaklanjuti sampai pemeriksaan dan pencatatan kasus.
BANDAR LAMPUNG – Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela meminta hasil skrining tuberkulosis (TB) lewat website Peduli TB Lampung tidak berhenti di pendataan. Setiap data yang masuk harus ditindaklanjuti sampai tahap pemeriksaan dan pencatatan kasus.
Instruksi itu disampaikan Jihan saat memimpin Rapat Percepatan Penanganan Tuberkulosis bersama Tim Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis (TP2TB) di ruang kerja Wakil Gubernur Lampung, Rabu (30/9/2026).
Dalam rapat itu, TP2TB melaporkan bahwa lebih dari 1.370 orang telah mengisi skrining di website tersebut. Data mereka perlu ditindaklanjuti, terutama bagi warga yang masuk kelompok berisiko atau menunjukkan dugaan TB.
Jihan meminta status pemeriksaan dipantau. Warga yang sudah diperiksa harus dicatat hasilnya, termasuk jika ditemukan kasus TB. Warga yang belum diperiksa harus kembali didatangi kader TB.
“Suspek jangan dilepas. Yang sudah diperiksa dicatat hasilnya, dan yang belum diperiksa harus terus dikejar oleh kader TB,” tegas Jihan.
Agar proses ini berjalan konsisten, Jihan meminta setiap kabupaten/kota memperbarui data secara berkala. Laporan itu mencakup jumlah warga yang sudah skrining, hasil skrining yang menunjukkan dugaan TB, jumlah yang sudah diperiksa, hingga kasus yang ditemukan.
“Setiap minggu harus ada progres. Kita harus tahu perkembangan week on week di masing-masing kabupaten dan kota, sehingga setiap suspek benar-benar mendapatkan tindak lanjut,” ujarnya.
Menurut Jihan, pemantauan rutin diperlukan agar penanggulangan TB berjalan berkesinambungan, mulai dari skrining, pemeriksaan, penemuan kasus, hingga tindak lanjut di lapangan. Dengan begitu, Pemprov Lampung bersama TP2TB diharapkan bisa menjadikan data skrining sebagai dasar tindakan nyata untuk mempercepat penemuan dan penanganan kasus TB di Lampung.(iwa)
