PT Palma Pertiwi Makmur Dorong Kemandirian Desa lewat Pangan, Energi, dan Air

JAKARTA — PT Palma Pertiwi Makmur (PT PPM) menjajaki kerja sama dengan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) untuk memperkuat kemandirian desa melalui pengembangan sektor pangan, energi, dan air bersih.

Rencana tersebut dibahas dalam audiensi pada 8 September lalu sebagai bagian dari upaya mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam memperkuat ekonomi masyarakat perdesaan.

Direktur Utama PT PPM Mardianto mengatakan, program perusahaan diarahkan agar manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya petani dan warga desa.

“Kami ingin percepatan program ini benar-benar menyentuh kehidupan di desa, agar saudara-saudara kita di sana bisa langsung merasakan dampak ekonominya,” ujar Mardianto.

PT PPM merencanakan pengembangan tiga sektor utama. Di bidang pangan, perusahaan menyiapkan ratusan unit Rice Milling Unit (RMU) modern untuk memperkuat penanganan hasil panen dan rantai pasok pertanian. Di sektor energi, perusahaan merencanakan pembangunan Pertashop di setiap provinsi. Sementara di bidang air, PT PPM menyiapkan infrastruktur air bersih untuk kebutuhan rumah tangga dan irigasi.

Direktur Perencanaan PT PPM Yovi Harvianto mengatakan, program tersebut juga diarahkan untuk melibatkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan pelaku ekonomi lokal sebagai mitra pengelola.

“Kami ingin kedaulatan pangan, energi, dan air diwujudkan melalui program yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Yovi.

Pelibatan BUMDes dan usaha lokal diharapkan dapat membuka peluang usaha sekaligus menjaga perputaran ekonomi di desa. Dengan demikian, pembangunan tidak berhenti pada penyediaan infrastruktur, tetapi juga mendorong tumbuhnya kegiatan ekonomi masyarakat.

Audiensi dengan Kemendes PDT menjadi langkah awal penjajakan kolaborasi. Realisasi program selanjutnya akan bergantung pada perencanaan, penentuan lokasi, skema pendanaan, serta pola pengelolaan yang berkelanjutan.

Keberhasilan program pada akhirnya ditentukan oleh manfaat nyata bagi masyarakat, mulai dari peningkatan produktivitas pertanian hingga terbukanya peluang ekonomi baru di perdesaan.(rian)

Please follow and like us:
Pin Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *